• TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
Jumat, April 24, 2026
  • Login
Papua Baru
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
Papua Baru
No Result
View All Result
Home DAERAH

Sopir Angkot, Sentani-Depapre Minta Dishub, Tindak Tegas Mobil Angkutan Umum Pelat Hitam

by admin papua baru
8 Maret 2024
in DAERAH
0
Sopir Angkot, Sentani-Depapre Minta Dishub, Tindak Tegas Mobil Angkutan Umum Pelat Hitam
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SENTANI.tabloidpapuabaru.com,- Persatuan Sopir Angkutan Umum Trayek 105-A jurusan Sentani-Depapre meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jayapura bertindak serius menangani angkutan umum pelat hitam jenis pickup terutama angkutan umum pelat hitam jurusan Dormena-Depapre.

Pasalnya, mobil-mobil pribadi jenis pickup ini telah keluar dari koridor fungsi kegunaan mobil sesuai jenisnya.

Nampak mediasi yang dilakukan oleh Polsek Depapre antara sopir angkutan umum trayek 105-A dengan sopir pickup pelat hitam di Kantor Mapolsek Depapre, Kampung Waiya, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis, 7 Maret 2024

Demikian permintaan dari Sekretaris Persatuan Sopir Angkutan Umum Trayek 105-A Sentani-Depapre, Moses Rumfabe ketika menghubungi wartawan media online ini via telepon seluler, Kamis, 7 Maret 2024.


“Dengan adanya kejadian keributan antara sopir angkutan umum trayek 105-A jurusan Sentani-Depapre dengan sopir pickup pelat hitam dari Dormena itu, ada beberapa hal yang kami mohon agar diperhatikan. Apalagi keributan antara sopir angkutan umum trayek 105-A dengan sopir pelat hitam pickup itu. Karena kita sama-sama mencari makan, jadi perlu mendapat perhatian serius dari pihak yang berkepentingan dalam hal ini Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura,” ucapnya.


Selain melanggar aturan, mobil angkutan umum pelat hitam, kata Moses, juga mengurangi pemasukan dari para sopir angkutan pelat hitam yang terus mengambil penumpang di jalan hingga mendrop penumpang hingga ke Kota Sentani tanpa singgah di parkiran angkutan umum yang disebut Terminal Presisi yang telah dibangun secara swadaya oleh para sopir angkutan umum pelat kuning dan dibantu oleh pihak Polres Jayapura melalui Polsek Depapre.


“Yang mana, Terminal Presisi itu telah diresmikan oleh Sekda Kabupaten Jayapura didampingi Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus Maclarimboen dan Ketua DPRD Kabupaten Jayapura Cintiya Rulliani Talantan beberapa waktu lalu,” katanya.

“Apalagi persoalan antara sopir angkutan umum pelat kuning (trayek 105-A) dengan sopir pelat hitam ini telah berlarut-larut dan belum ada kejelasan dari pihak Pemda Kabupaten Jayapura dalam hal ini Dinas Perhubungan,” ujarnya menambahkan.

Terkait dengan keributan tersebut, kata Moses, pihak Polres Jayapura dalam hal ini Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus Maclarimboen telah membantu pihaknya untuk membuat atau membangun tempat parkiran angkutan umum atau Terminal Presisi di Kampung Waiya, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura.

“Supaya para penumpang dari Dormena hingga Yongsu itu harus bongkar (singgah) di areal parkiran terminal presisi tersebut. Tapi, nyatanya para penumpang ini tidak dibongkar atau di kasi turun oleh para sopir pelat hitam,” katanya.
Untuk itu, pihaknya minta kepada Dinas Perhubungan (Dishub) harus lebih tegas lagi terkait trayek 105-A dan 105-B dengan sopir pickup pelat hitam yang tidak memiliki ijin trayek.

“Jadi, persoalan ini harus ditegaskan kembali. Supaya pihak yang berkepentingan dalam hal ini Dishub harus melihat hal ini agar bisa ditertibkan para kendaraan pelat hitam. Itukan bukan angkutan umum,” tegasnya.
“Mobil pickup atau blakos pelat hitam ini harus ditertibkan nomor angkutan umumnya atau ijin trayeknya,” tambah Moses.


Sebelumnya, media sosial berupa grup-grup WhatsApp (WA) kembali dihebohkan dengan adanya video keributan antara sopir angkutan umum trayek 105-A jurusan Sentani-Depapre dengan para pengemudi roda empat jenis pickup atau blakos pelat hitam yang terjadi di Kampung Waiya, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua. Pihak keamanan dalam hal ini Polsek Depapre pun langsung turun tangan untuk menyelesaikan persoalan tersebut.


“Mobil-mobil dari Dormena yang pickup atau blakos itu harus bongkar penumpang di areal parkiran angkutan umum Terminal Presisi, yang sudah dibangun secara swadaya oleh kami dan dibantu sama bapa Kapolres Jayapura. Tapi, mereka (sopir pelat hitam) itu tidak drop penumpang di areal parkiran terminal dan langsung bawa lanjut hingga ke Kota Sentani,” imbuhnya.


Memang tadi (siang) terjadi sedikit keributan antara sopir angkutan umum trayek 105-A dengan teman-teman sopir pickup pelat hitam dari Dormena dan Yongsu.
“Oleh sebab itu, tadi terjadi gesekan yang agak lumayan namun semuanya sudah ditangani oleh pihak berwajib dalam hal ini Polsek Depapre yang difasilitasi langsung pak Kapolsek Depapre, pak Kepala Distrik, pak Danramil, pak Kepala Kampung dan tokoh-tokoh adat untuk menyelesaikan keributan antara sopir angkutan umum pelat kuning dengan sopir pickup pelat hitam di Kantor Polsek Depapre,” pungkas Moses Rumfabe. (Ewako)**

Previous Post

Pemprov Papua Tengah Klaim Stok Beras Dan Sembako Aman Hingga Hari Raya Lebaran

Next Post

Hari Ke-3 Ops Keselamatan Cartenz 2024, Sebanyak 13 Surat Tilang Diberikan Kepada Pelanggar

admin papua baru

Next Post
Hari Ke-3 Ops Keselamatan Cartenz 2024, Sebanyak 13 Surat Tilang Diberikan Kepada Pelanggar

Hari Ke-3 Ops Keselamatan Cartenz 2024, Sebanyak 13 Surat Tilang Diberikan Kepada Pelanggar

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pemda Supiori Audiens Strategis Bersama Kementerian Pekerjaan Umum RI di Jakarta

Pemda Supiori Audiens Strategis Bersama Kementerian Pekerjaan Umum RI di Jakarta

24 April 2026
Sekolah Dasar Inpres Bhayangkara mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA) Kolaborasi Guru dan Orang Tua Jadi Kunci.

Sekolah Dasar Inpres Bhayangkara mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA) Kolaborasi Guru dan Orang Tua Jadi Kunci.

23 April 2026
Sinkronisasi PSN hingga Kampung, Pemkot Jayapura Tekankan Perencanaan Tepat Sasaran dan Pengawasan Ketat

Sinkronisasi PSN hingga Kampung, Pemkot Jayapura Tekankan Perencanaan Tepat Sasaran dan Pengawasan Ketat

22 April 2026
Dari Pesisir Halmahera, Harapan Burung Mamoa Tumbuh Bersama Masyarakat dan PLN

Dari Pesisir Halmahera, Harapan Burung Mamoa Tumbuh Bersama Masyarakat dan PLN

22 April 2026

Recent News

Pemda Supiori Audiens Strategis Bersama Kementerian Pekerjaan Umum RI di Jakarta

Pemda Supiori Audiens Strategis Bersama Kementerian Pekerjaan Umum RI di Jakarta

24 April 2026
Sekolah Dasar Inpres Bhayangkara mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA) Kolaborasi Guru dan Orang Tua Jadi Kunci.

Sekolah Dasar Inpres Bhayangkara mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA) Kolaborasi Guru dan Orang Tua Jadi Kunci.

23 April 2026
Sinkronisasi PSN hingga Kampung, Pemkot Jayapura Tekankan Perencanaan Tepat Sasaran dan Pengawasan Ketat

Sinkronisasi PSN hingga Kampung, Pemkot Jayapura Tekankan Perencanaan Tepat Sasaran dan Pengawasan Ketat

22 April 2026
Dari Pesisir Halmahera, Harapan Burung Mamoa Tumbuh Bersama Masyarakat dan PLN

Dari Pesisir Halmahera, Harapan Burung Mamoa Tumbuh Bersama Masyarakat dan PLN

22 April 2026
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
tabloidpapuabaru.com

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • EKONOMI

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In