• TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
Jumat, Juni 5, 2026
  • Login
Papua Baru
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
Papua Baru
No Result
View All Result
Home DAERAH

Minta Pj Bupati Jayapura Diganti, Korneles Yanuaring Sebut Bupati Definitif Sebelumnya yang Gagal

by admin papua baru
17 Oktober 2023
in DAERAH
0
Minta Pj Bupati Jayapura Diganti, Korneles Yanuaring Sebut Bupati Definitif Sebelumnya yang Gagal

Tokoh Masyarakat yang juga Mantan Anggota DPRD Kabupaten Jayapura Periode 2014-2019, Korneles Yanuaring

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SENTANI, tabloidpapuabaru.com,-  Pada pemberitaan di beberapa media Online di Papua yang isinya desakan dari toko Adat, Agama dan Pemuda agar Pj. Bupati Jayapura segera diganti oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnafian.

Menanggapi desakan tersebut tokoh masyarakat Kabupaten Jayapura Korneles Yanuaring meminta kepada semua pihak agar tidak menyalahkan Pj Bupati Jayapura, karena Pj Bupati bukan kepala daerah definitif dan yang gagal itu adalah bupati definitif sebelumnya.

Sebagai informasi, pihak Adat, Agama dan KNPI Kabupaten Jayapura mendesak Mendagri Tito Karnavian mengganti Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo.

Hal ini menyusul tidak diberikannya ruang oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura kepada pihak masyarakat adat, agama, KNPI dan KONI Kabupaten Jayapura.

Korneles Yanuaring menilai bahwa apa yang disampaikan oleh pihak Adat, Agama dan juga pihak pemuda yang tergabung dalam KNPI dan KONI Kabupaten Jayapura itu adalah hal yang wajar.

Menurutnya, Penjabat Bupati Jayapura, Triwarno Purnomo wajib untuk menerima kritikan dan keluhan dari masyarakat. Kemudian, harus ada langkah yang diambil oleh Penjabat Bupati atas keluhan dan kritikan yang telah disampaikan itu.

Meski memberikan dukungan kepada sejumlah pihak yang mengkritisi atau mendesak Mendagri untuk mengganti Pj Bupati Jayapura, namun pria yang akrab disapa KY inipun mengingatkan kepada para pihak yang melayangkan protes itu bahwa tugas Pj Bupati sangatlah terbatas.

“Pj Bupati itu bukan kepala daerah definitif yang punya visi dan misi. Tugasnya cuma tiga sesuai perintah negara, sesuai perintah pemerintah pusat,” katanya.

Ketiga tugas yang diberikan oleh Pemerintah Pusat kepada Pj Bupati itu adalah menjaga inflasi.

Karena saat ini ekonomi dunia tengah mengalami guncangan yang luar biasa dampak dari perang Rusia – Ukraina dan yang terbaru adalah Israel – Palestina, serta El Nino.

“Coba banyangkan, kekeringan di mana-mana, kita sendiri juga alami itu dan itu berdampak ke ekonomi. Kalau hari ini harga naik yang menjadi korban adalah masyarakat,” ucapnya.

“Beras sekarang saja harganya sudah mencapai Rp 18 ribu per kilogram dan tidak menutup kemungkinan dua minggu kedepan harganya bisa Rp 30 ribu per kilogram dampak dari perang dan El Nino,” tutur Politisi PDI Perjuangan Kabupaten Jayapura ini.

Karena itu, ia menuturkan, Penjabat Kepala Daerah di seluruh Indonesia diperintahkan untuk menjaga inflasi. Supaya harga bahan pokok tetap dapat dijangkau oleh masyarakat.

Kemudian, tugas yang kedua dari Penjabat Kepala Daerah adalah melaksanakan hal yang wajib dalam pemerintahan, terutama layanan dasar.

Karena para penjabat kepala daerah ini tidak memiliki visi dan misi, sehingga mereka hanya bisa mengerjakan layanan dasar.

“Layanan dasar itu apa saja, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi, Infrastruktur, air bersih dan lain-lain ini yang perlu dijaga oleh penjabat kepala daerah,” ucapnya.

Hal ini disampaikan, karena menurutnya pertumbuhan ekonomi adalah faktor utama dalam suatu pembangunan.

“Penjabat bupati tidak mungkin melanjutkan visi misi kepala daerah sebelumnya. Karena sudah selesai masa jabatannya,” tuturnya.

“Kalau 10 tahun visi misinya tidak berhasil, ya berarti yang gagal adalah bupati definitif. Kalau saat ini pihak (masyarakat) adat ditambah agama dan pemuda mengeluh tidak diperhatikan, jadi yang gagal adalah bupati sebelumnya. Bukan Pj Bupati, karena Pj Bupati bukanlah kepala daerah definitif, jangan persalahkan Pj Bupati,” paparnya.

Selanjutnya, tugas yang terakhir adalah mempersiapkan Pemilu Serentak 2024 seperti Pemilihan Legislatif (Pileg), Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Untuk itu, dirinya meminta para tokoh adat, tokoh agama dan tokoh pemuda yang tergabung dalam KNPI dan KONI Kabupaten Jayapura dapat memaklumi keterbatasan yang dimiliki oleh seorang Penjabat Bupati.

“Karena tugasnya, ya cuma tiga yang saya sebut tadi diatas. APBD dikerahkan kesana, APBD tidak bisa membiayai visi misi kepala daerah sebelumnya. Sudah selesai sepuluh tahun,” tegas mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jayapura ini.

“Kalau hari ini dampaknya tidak dirasakan oleh masyarakat adat, kepala daerah sebelumnya yang tidak berhasil itu kesimpulannya, simpel aja kok” tukasnya.

Sebab itu, mantan Anggota DPRD Kabupaten Jayapura periode 2014-2019 itupun meminta kepada para tokoh adat, tokoh agama dan tokoh pemuda yang desak Menteri Dalam Negeri mencopot Pj Bupati Jayapura itu agar kembali berkumpul bersama untuk mendukung Pj Bupati Jayapura, guna menjalankan mensukseskan 3 hal yang Korneles Yanuaring sebutkan tadi. (ewako)*

Previous Post

Pemprov Papua dan Pemkab Jayapura Gelar Gerakan Pangan Murah Tekan Inflasi

Next Post

Peletakan Batu Pertama Monumen Peradaban Baru Papua, Dibangun di Titik “Episentrum” Bumi

admin papua baru

Next Post
Peletakan Batu Pertama Monumen Peradaban Baru Papua, Dibangun di Titik “Episentrum” Bumi

Peletakan Batu Pertama Monumen Peradaban Baru Papua, Dibangun di Titik "Episentrum" Bumi

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mananwir Byak Diajak Bersatu Jaga Tanah Adat Warbon, Besok Penancapan Salib Merah di Lokasi Bandara Antariksa

Mananwir Byak Diajak Bersatu Jaga Tanah Adat Warbon, Besok Penancapan Salib Merah di Lokasi Bandara Antariksa

4 Juni 2026
Gubernur Papua MDF Kunjungi Korban Kebakaran Dok 8 Jayapura, Pastikan Bantuan dan Pembangunan Rumah Warga

Gubernur Papua MDF Kunjungi Korban Kebakaran Dok 8 Jayapura, Pastikan Bantuan dan Pembangunan Rumah Warga

4 Juni 2026
Bupati dan Wakil Bupati Supiori Hadiri Pengucapan Syukur Pengatapan Gereja GKI Kanaan Wandos

Bupati dan Wakil Bupati Supiori Hadiri Pengucapan Syukur Pengatapan Gereja GKI Kanaan Wandos

4 Juni 2026
Bupati Supiori Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Bupati Supiori Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

4 Juni 2026

Recent News

Mananwir Byak Diajak Bersatu Jaga Tanah Adat Warbon, Besok Penancapan Salib Merah di Lokasi Bandara Antariksa

Mananwir Byak Diajak Bersatu Jaga Tanah Adat Warbon, Besok Penancapan Salib Merah di Lokasi Bandara Antariksa

4 Juni 2026
Gubernur Papua MDF Kunjungi Korban Kebakaran Dok 8 Jayapura, Pastikan Bantuan dan Pembangunan Rumah Warga

Gubernur Papua MDF Kunjungi Korban Kebakaran Dok 8 Jayapura, Pastikan Bantuan dan Pembangunan Rumah Warga

4 Juni 2026
Bupati dan Wakil Bupati Supiori Hadiri Pengucapan Syukur Pengatapan Gereja GKI Kanaan Wandos

Bupati dan Wakil Bupati Supiori Hadiri Pengucapan Syukur Pengatapan Gereja GKI Kanaan Wandos

4 Juni 2026
Bupati Supiori Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Bupati Supiori Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

4 Juni 2026
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
tabloidpapuabaru.com

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • EKONOMI

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In