JAYAPURA.tabloidpapuabaru.com,- Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Generasi Muda (FGM) GKI Di Tanah Papua masa bhakti 2026-2031 secara resmi dilantik oleh Ketua Sinode GKI Di Tanah Papua, Pdt. Dr. Andrikus Mofu, M.Th melalui Ibadah Syukur yang dilaksanakan di Gedung Graha SARA, Agrapura Kota Jayapura Provinsi Papua, Rabu (20/5/2026).
Prosesi pelantikan kemudian dilanjutkan dengan upacara organisasi yang ditandai penyerahan bendera/pataka FGM GKI dari ketua Sinode Pdt. Dr. Andrikus Mofu, kepada Ketua Umum FGM GKI Di Tanah Papua terpilih, Petronela Krenak. Selanjutnya dilakukan penandatanganan berita acara pelantikan dengan menghadirkan saksi-saksi dari kedua bela pihak.

Dalam sambutan, Ketua Umum FGM GKI Di Tanah Papua terpilih Petronela Krenak menegaskan bahwa FGM GKI hadir sebagai bagian dari solidaritas kemanusiaan, menjadi pemantik sosial, memperbaiki kembali tatanan kehidupan generasi muda, memulihkan kearifan lokal yang mulai hilang, serta memperkuat kebersamaan antarsesama pemuda gereja.
“Hari ini dengan pertolongan Tuhan, badan pengurus pusat FGM GKI di Tanah Papua resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Sinode GKI di Tanah Papua. Kami siap berkonsentrasi membangun organisasi ini dari tingkat provinsi, kabupaten hingga kota di enam provinsi di Tanah Papua,” ujarnya.

Selain itu FGM GKI di Tanah Papua juga didorong untuk menjadi wadah transformasi jati diri pemuda gereja sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah. Fokus pelayanan diarahkan pada manifestasi positif di bidang politik, sosial, ekonomi, budaya, pemenuhan HAM, pengelolaan sumber daya alam, serta adaptasi digitalisasi di seluruh wilayah Tanah Papua.
Lebih jauh Petronela Krenak yang juga menjabat sebagai bupati aktif Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) menjelaskan bahwa, dalam waktu dekat kepengurusan akan melengkapi struktur organisasi di seluruh wilayah pelayanan guna mempersiapkan Rapat Kerja (Raker) pertama yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026 di Klasis Bintuni.
“Program-program kerja untuk tahun 2027 nantinya akan dibahas dalam raker pertama tersebut,” katanya.

Petronela juga mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk merapatkan barisan dan saling bekerja sama dalam membangun Forum Generasi Muda GKI di Tanah Papua.
“pimpinan organisasi tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan seluruh pengurus di tingkat daerah maupun klasis, kita harus saling memperkuat satu dengan yang lain untuk membangun Forum Generasi Muda GKI di Tanah Papua,” ucapnya.
Ia turut menyoroti pentingnya kolaborasi antara FGM dengan Persekutuan Anggota Muda (PAM) yang tersebar di 70 klasis di lingkungan GKI di Tanah Papua.

FGM merupakan alat pengaderan dan pengorganisasian generasi muda gereja, sementara PAM berperan sebagai wadah pelayanan jemaat. Keduanya dinilai harus berjalan beriringan dalam mempersiapkan generasi muda gereja menghadapi Indonesia Emas 2045.
“Kita anak-anak GKI di Tanah Papua, khususnya pemuda, harus siap dari sekarang, saling topang, saling kerjasama, bersatu untuk maju” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Petronela Krenak menyampaikan terima kasih kepada Badan Pekerja Sinode GKI Di Tanah Papua, (Ketua Sinode GKI Di Tanah Papua dan Jajarannya), Ketua-ketua Klasis di seluruh Tanah Papua, Ketua-Ketua PAM GKI di Seluruh Tanah Papua dan semua pihak yang terlibat dalam kegiatan pelantikan FGM GKI Di Tanah Papua,”tutupnya. (Humas)**






