• TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
Rabu, Januari 21, 2026
  • Login
Papua Baru
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
Papua Baru
No Result
View All Result
Home PAPUA

Kongres Pemuda Adat Papua Ke-2 Dimundurkan ke Maret 2026

by admin papua baru
20 Januari 2026
in PAPUA
0
Kongres Pemuda Adat Papua Ke-2 Dimundurkan ke Maret 2026
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAPURA.tabloidpapuabaru.com,- Kongres Pemuda Adat Papua ke-2 yang diagendakan bakal dilaksanakan pada  tanggal 21-22 Januari 2026, terpaksa diundurkan ke bulan Maret 2026. Alasan mundurnya agenda besar tersebut karena belum adanya anggaran untuk mendukung kegiatan itu.

Sekretaris Panitia Kongres Pemuda Adat Ke-2, Daud Rumaropen mewakili Ketua Panitia Marinus Yaung  secara resmi menyampaikan penundaan kegiatan tersebut dalam Konferensi Pers yang digelar di Salah satu Café di Waena Distrik Heram Kota Jayapura Selasa, (20/1/2026).

Disebutkan bahwa panitia terus bekerja dan sementara ketua Panitia sedang di Jakarta untuk melakukan kordinasi dengan Kementerian terkait agenda Kongres Pemuda Adat Ke-2,” terang Daud Rumaropen.

“ kami undurkan acara Kongres Ke-2 Pemuda Adat Papua ke bulan Maret karena berbagai macam alasan dan pertimbangan, salah satunya adalah pembiayaan” ujar DR.

Lebih jauh,  Daud Rumaropen yang didampingi Ketua Umum Jan Christian Arebo, Abdul Muis (Bendahara PAP),Medy Efriana Liunokas (Bendahara Panitia), Syarbun Yusuf (Panitia) dan Timeus Haogop (Panitia).

Menyebutkan bahwa pihaknya memaklumi situasi dan kondisi pemerintahan saat ini yang membuat banyak sekali kendali yang terjadi dikalangan masyarakat pasca kebijakan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat.

“kami tau kebijakan presiden kepada masyarakat Indonesia dan khususnya kami di Papua  sangat banyak sekali, sehingga kami mengalami masa-masa sulit. Namun kami tetap optimis Kongres Pemuda Adat Papua akan digelar pada bulan Maret mendatang,” bebernya.

Daud Rumaropen menjelaskan bahwa Kongres Pemuda Adat Ke-2 ini pihaknya berniat menghadirkan negara. Dengan berbagai konsep yang ada sehingga benar-benar  pemerintah bisa memperhatikan rakyat Papua”tegasnya.

Ia juga pastikan akan menghadirkan 6 Gubernur Se Papua Raya dan seluruh pemuda adat di 7 wilayah adat.

“kongres ini kami akan menghadirkan 6 gubernur se papua raya,  sesuai dengan petunjuk dari Menteri dalam negeri, sehingga dengan penundaan ini kiranya ada waktu untuk kami kordinasi ke bapak gubernur dan mitra-mitra kami,” Tututp Daud Rumaropen.

Disisi lain Daud menyampaikan terima kasih karena telah bertemu dengan sejumlah mitra untuk meminta bantuan pelaksanaan kegiatan dimaksud.

“Harapan saya pemerintah harus berpihak kepada Ormas-ormas yang bergerak ditengah-tengah masyarakat. Ormas yang  selalu membantu pemerintah  yang mendukung kebijakan pemerintah mensosialisasikan visi misi pemerintah kepada Masyarakat. Untuk itu jangan melihat satu ormas saja dalam konteks politik saja, kalau bisa lihat yang ada ini untuk membatu rakyat di papua,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Pemuda Adat Papua Yan Christian Arebo, SH., MH  menjelaskan bahwa Ormas Pemuda Adat Papua adalah Ormas yang mandiri. Tidak punya anggaran tidak dapat dukungan dari pemerintah seperti KNPI yang setiap tahun mendapatkan dana Hibah.

“jadi kita ini mandiri, berupaya bangun komunikasi bermitra sehingga kegiatan kita ini bisa jalan, namun terkendala di masalah anggaran,  ya kita maklumi bersama, tidak seperti KNPI yang dianggarkan setiap tahun lewat APBD, kita tidak seperti itu, sehingga memang kita butuh perhatian dari seluruh pihak  yang menjadi mitra kami baik TNI/Polri dan Pemerintah.” Urainya

Pihaknya berharap ada dukungan pemerintah agar kegiatan Kongres Ke-2 Pemuda Adat Papua ini bisa berjalan dengan baik dan segera terpilih ketua yang baru dan juga pengurus periode yang baru.

 

Yan Christian Arebo, SH., MH menyebutkan bahwa Ormas Pemuda Adat Papua tercatat terdaftar sebagai ormas berbadan hukum perkumpulan di Kementerian Hukum berdasarkan Surat Keputusan Nomor : AHU-0003651.AH.01.07 Tahun 2022 taggal 13 April 2022. Yang beralamat di Jalan Pepaya II, Asano Abepura Kota Jayapura Provinsi Papua.

Disebutkan sesuai pasal 25 Peraturan pemerintah Nomor 58 Tahun 2016  tentang pelaksanaan undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 Tentang Organisasi Kemasyarakatan  menyebutkan bahwa Pemberdayaan Ormas dapat dilakukan kepada Ormas yang berbadan hukum.

Untuk itu status Ormas Pemuda Adat Papua  sebagai ormas berbadan hukum maka dapat menerima pemberdayaan dari pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang ada.(zes)**

 

Previous Post

Staf Ahli Gubernur Papua Tengah Tutup Festival Media Se-Tanah Papua 2026

admin papua baru

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kongres Pemuda Adat Papua Ke-2 Dimundurkan ke Maret 2026

Kongres Pemuda Adat Papua Ke-2 Dimundurkan ke Maret 2026

20 Januari 2026
Staf Ahli Gubernur Papua Tengah Tutup Festival Media Se-Tanah Papua 2026

Staf Ahli Gubernur Papua Tengah Tutup Festival Media Se-Tanah Papua 2026

20 Januari 2026
Ketua Dewan Adat Papua Korwil Mee Pago, Okto Pekey : Hak Politik Masyarakat Adat Sering Diabaikan dalam Proses Demokrasi di Papua Tengah

Ketua Dewan Adat Papua Korwil Mee Pago, Okto Pekey : Hak Politik Masyarakat Adat Sering Diabaikan dalam Proses Demokrasi di Papua Tengah

16 Januari 2026
Redaktur Senior Tempo Sunudyantoro Mendorong Jurnalis di Papua untuk Memproduksi Karya Jurnalistik Investigatif

Redaktur Senior Tempo Sunudyantoro Mendorong Jurnalis di Papua untuk Memproduksi Karya Jurnalistik Investigatif

16 Januari 2026

Recent News

Kongres Pemuda Adat Papua Ke-2 Dimundurkan ke Maret 2026

Kongres Pemuda Adat Papua Ke-2 Dimundurkan ke Maret 2026

20 Januari 2026
Staf Ahli Gubernur Papua Tengah Tutup Festival Media Se-Tanah Papua 2026

Staf Ahli Gubernur Papua Tengah Tutup Festival Media Se-Tanah Papua 2026

20 Januari 2026
Ketua Dewan Adat Papua Korwil Mee Pago, Okto Pekey : Hak Politik Masyarakat Adat Sering Diabaikan dalam Proses Demokrasi di Papua Tengah

Ketua Dewan Adat Papua Korwil Mee Pago, Okto Pekey : Hak Politik Masyarakat Adat Sering Diabaikan dalam Proses Demokrasi di Papua Tengah

16 Januari 2026
Redaktur Senior Tempo Sunudyantoro Mendorong Jurnalis di Papua untuk Memproduksi Karya Jurnalistik Investigatif

Redaktur Senior Tempo Sunudyantoro Mendorong Jurnalis di Papua untuk Memproduksi Karya Jurnalistik Investigatif

16 Januari 2026
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
tabloidpapuabaru.com

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • EKONOMI

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In