JAYAPURA-TABLOID PAPUA BARU.COM,- Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mamberamo Tengah menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna yang berlangsung di Jayapura, Kamis (8/10/2026).
Sejumlah program prioritas di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur menjadi fokus dalam APBD Perubahan tersebut.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRK Mamberamo Tengah Piter Togodly, didampingi Wakil Ketua I Leonard Doga dan Wakil Ketua II Waimina Endambia.
Turut hadir dalam sidang tersebut Bupati Mamberamo Tengah Yonas Kenelak, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta berbagai elemen masyarakat.
Bupati Yonas Kenelak mengatakan, dengan disahkannya APBD Perubahan Tahun 2026, seluruh program yang telah ditetapkan diharapkan segera dilaksanakan mengingat waktu efektif pelaksanaan yang tersisa hanya beberapa bulan.
“Karena waktu pelaksanaan yang tersisa relatif singkat, seluruh perangkat daerah harus segera menindaklanjuti program-program yang telah disahkan,” ujarnya.
Bupati Yonas mengaku,sejak tahun 2025 hingga tahun 2026,APBD Kabupaten Mamberamo Tengah paling kecil dibandingkan tujuh kabupaten lainnya di Provinsi Papua.
Untuk itu,kata Bupati Yonas,walau dengan dana yang kecil itu, harus tetap dimaksimalkan dengan baik-baiknya sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPRK Piter Togodly menegaskan pihak legislatif akan tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap seluruh program prioritas yang telah dianggarkan.
Menurutnya, meskipun waktu pelaksanaan kegiatan hanya menyisakan sekitar dua bulan, pengawasan tetap perlu dilakukan agar program berjalan tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
Ia juga berharap Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dapat menyiapkan dokumen dan materi pembahasan lebih awal pada tahun-tahun mendatang sehingga proses pembahasan APBD Perubahan tidak mengalami keterlambatan.
“Kami berharap ke depan TAPD dapat menyiapkan seluruh materi lebih awal agar pembahasan APBD Perubahan dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” katanya.**






