JAYAPURA-tabloidpapuabaru.com,- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gelora Kota Jayapura bergerak cepat dengan pengukuhan pengurus dan bimbingan teknis (bimtek) Verifikasi Partai Politik (Verpol).
Verpol menjadi penting, mengingat tinggal setahun, Verpol kembali dibuka untuk verifikasi partai baik Vermin (verifikasi administrasi), maupun Verfak (Verfak).
” Pelantikan hari ini, merupakan awal dari perjalanan kita, mari kita rapatkan barisan jadikan momentum untuk memperkuat soliditas kita kedepan,” ungkap Ketua DPD Partai Gelora Kota Jayapura, Deli Lusyana Watak,SH saat memberikan sambutan dalam Bimtek Verpol dan Pengukuhan Pengurus DPC Se Kota Jayapura di Jayapura, Senin (8/6).
Legislator DPRD Kota Jayapura mengharapkan setiap Ketua DPC, kader maupun simpatisan Partai Gelora Kota Jayapura untuk bekerja gotong royong dan kolaborasi.
“Partai Gelora harus memenangkan kembali suara rakyat, harus hadir bagi rakyat,”ujarnya.
Deli Watak menargetkan Partai Gelora Indonesia menang besar di pemilu mendatang. ” Target kita menang besar, yang dilantik hari ini adalah mereka yang mau berkorban demi nusa dan bangsa, jangan lelah berjuang,”imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPW Partai Gelora Indonesia Papua, Dr. Muhammad Yamin Noch,SE,MSA mendorong pengurus DPD Kota Jayapura hingga DPC untuk fokus hadapil Verpol tahun 2027.
“Sebelum kita ke pemilu 2029 maupun 2031, kita harus mengikuti Verpol pada Juli 2027,”katanya.
Dikatakan, Verpol ini menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh pengurus partai Gelora baik di Kota Jayapura maupun kabupaten lainnya.
“Tahapan Vermin maupun Verfak ini tidak mudah, sehingga pengurus harus fokus dalam proses verpol nantinya,”katanya lagi.
Lanjut Yamin, untuk tingkat kabupaten/kota, setiap DPD harus merekrut kader sebanyak 2000 kader yang dibuktikan dengan KTA. ” Untuk itu saya minta teman2 pengurus DPC untuk merekrut pengurus kelurahan untuk menjadi lokomotif dalam perekrutan kader,”lanjutnya.
Ditambahkan, dengan kerja-kerja terstruktur, diharapkan soliditas kader partai Gelora untuk kerja kolaborasi, terutama merekrut kader-kader potensial dalam menghadapi pemilu mendatang.*






