JAYAPURA, -tabloidpapuabaru.com,- Pemerintah Provinsi Papua menerima kunjungan resmi perwakilan Pemerintah Kanada di Kantor Gubernur, Selasa (11/2),
Dalam rangka memantau sekaligus memperkuat kerja sama strategis di bidang perlindungan perempuan dan anak serta pencegahan kekerasan seksual.
Delegasi dari Embassy of Canada to Indonesia & Timor-Leste dipimpin Second Secretary Political and Public Affairs FPDS, Arielle Sobhani. Ia menegaskan, kunjungan tersebut bertujuan meninjau capaian program yang telah berjalan sekaligus merumuskan langkah lanjutan agar intervensi sosial di Papua lebih tepat sasaran.
“Kami fokus pada perlindungan perempuan dan anak serta upaya pencegahan kekerasan seksual. Ini menjadi prioritas kerja sama yang ingin terus diperkuat,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Papua menyambut positif kunjungan tersebut. Plt Asisten Bidang Administrasi Umum Provinsi Papua, Suzana D. Wanggai, menyebut dukungan Pemerintah Kanada terhadap Papua telah berlangsung lama, terutama pada isu-isu sosial yang masih membutuhkan perhatian serius.
Program kerja sama itu, lanjutnya, didanai Pemerintah Kanada dan dilaksanakan oleh Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), dengan pendekatan berbasis komunitas untuk meningkatkan kesadaran, perlindungan, dan layanan bagi korban kekerasan.
Pemprov Papua juga telah melakukan koordinasi lintas organisasi perangkat daerah guna memastikan keberlanjutan program berjalan efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat. Hasil diskusi dengan pihak Kanada akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan pemerintah daerah.
Kerja sama ini menjadi bagian dari hubungan bilateral jangka panjang antara Indonesia dan Kanada yang tidak hanya berorientasi diplomasi, tetapi juga menitikberatkan pada penguatan isu kemanusiaan, kesehatan masyarakat, dan perlindungan kelompok rentan di Papua ( JK)






