JAYAPURA.TABLOID PAPUA BARU.COM,- Wali Kota Jayapura, Dr. Drs. Benhur Tommy Mano, MM mengungkapkan dua organisasi besar yang berkecimpung dalam dunia radio di Kota Jayapura baik Organisasi Amatir Radio (ORARI) Lokal Kota Jayapura dan Radio Antar Penduduk (RAPI) Kota Jayapura untuk mensukseskan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021.
ORARI dan RAPI diminta harus bekerja cepat serta tepat dalam memberikan informasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan PON. Harus mampu memberikan pelayanan yang prima dalam komunikasi.
“Peserta Apel yang saya hormati PON Papua ini merupakan harga diri orang Papua, PON Papya merupakan harkat dan martabat Orang Papua, Nah Kota Jayapura menjadi salah satu cluster penyelenggaraan, “ungkapnya dalam Apel Komunikasi dan Informasi Dalam Mensukseskan PON XX Tahun 2021 di Kota Jayapura, Senin (13/9).
Kata BTM, sebagai salah satu penyelenggara PON XX tentu pihaknya mengharapkan dukungan semua pihak, termasuk dari RAPI dan ORARI.
“Harapan saya, komunikasi harus dengan baik, penyampaian komunikasi harus sopan dan santun. Dalam memberikan informasi itu harus sampai dan diterima oleh pendengar dengan baik, komunikasi harus lancar, pada saat komunikasi jangan bercanda, harus fokus, “katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Jayapura, Drs. Binton Nainggolan menyebutkan bertempat di pelataran Kantor Wali Kota Jayapura, dimana Wali Kota resmi apel komunikasi dari ORARI dan RAPI Kota Jayapura.
“Jumlah yang ikut apel bersama baik anggota ORARI maupun RAPI adalah sebanyak 174 anggota, “sebutnya.
Dimana apel ini bagian dari komunitas HT baik ORARI dan RAPI untuk mendukung PON XX tahun 2020 di Kota Jayapura.
“Sebelum dilaksanakan memang kami dari Panitia Sub PB PON Kota Jayapura, sesuai dengan petunjuk Wali Kota Jayapura melalui Koordinator TIK sudah melakukan rapat-rapat untuk mempersiapkan agenda ini, “ujarnya.
Menurut Binton, ini merupakan wujud dari partisipasi komunitas ORARI dan RAPI.
“Kita harapkan bagaimana teman-teman komunitas memberikan pelayanan prima sehingga baik pelayanan ke atlet maupun official dapat berjalan dengan baik,”imbuhnya.
Ditambahkan, teknis penempatan dari kedua komunitas ini, dimana kedua komunitas sudah sepakat berkolaborasi, sehingga penempatannya baik di kesehatan, transportasi, venue, konsumsi hingga akomodasi bersifat fleksibel. (Humas Pemkot Jayapura/Yan)









