JAYAPURA.tabloidpapuabaru.com,- Membangun Kabupaten Sarmi tidak bisa dilakukan dengan hati yang dipenuhi iri, dengki, dan kritik tanpa solusi. Perubahan besar butuh semangat gotong royong, bukan saling menjatuhkan.
Karakter manusia Sarmi harus kita ubah — dari tangan yang terus terbuka menjadi tangan yang terampil dan mandiri. Kita harus belajar memanfaatkan potensi di kampung untuk mendidik diri, memenuhi kebutuhan rumah tangga, dan berdiri di atas kaki sendiri.
Demikian ungkapan Bupati Sarmi Dominggus Catue pada rilis yang di muat pada akun facabook pribadinya pekan kemarin.
DC menegaskan bahwa Rakyat Sarmi telah memilih dan mempercayakannya untuk memimpin Sarmi untuk itu rakyat harus sama-sama dukung dan kawal pembangunan.

“rakyat Sarmi sudah memberi dukungan dengan memilih saya dan Ibu Wakil Bupati untuk memimpin daerah ini. Maka percayakan pula kepada kami tugas besar ini — dengan pendekatan kekeluargaan, kami terus bergerak merubah cara kerja birokrasi, aparat kampung, hingga ke masyarakat di akar rumput.” terangnya.
Sebaliknya Catue menuturkan Jika kepercayaan itu hilang, lalu rumah besar ini — Kabupaten Sarmi — mau kita bawa ke mana? Tanpa nakhoda, kapal ini bisa tersesat.
Mari kita berpikir cerdas dalam keadaan waras. Karena membangun Sarmi adalah tanggung jawab kita bersama***






